Polisi di Kebumen Amankan ODGJ Keliling Bawa Sajam

11 hours ago 2

Kebumen, Infojateng.id – Polisi mengamankan seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan setelah kedapatan berjalan-jalan sambil menenteng senjata tajam di Desa Sidomulyo, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen. Aksi pria itu sempat membuat warga resah.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 3 Februari 2026, sekitar pukul 16.30 WIB hingga 20.30 WIB.

“Kami menerima laporan dari masyarakat terkait adanya warga membawa senjata tajam, sehingga menimbulkan ketakutan di lingkungan,” kata AKBP Putu, Rabu (4/2/2026).

Pria yang diamankan berinisial JA (29), warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen.

Berdasarkan informasi yang diterima Polres Kebumen, JA terlihat berjalan di sekitar desa sambil membawa parang dan belati pada Selasa (3/2/2026) sore.

Setelah menerima laporan, anggota Polsek Adimulyo mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Kepala Desa, perangkat desa, ketua RT, tokoh masyarakat, serta unsur Koramil Adimulyo.

Upaya pengamanan atas permintaan orang tua JA, karena saat itu yang bersangkutan sudah berada di rumahnya namun masih memegang dua bilah senjata tajam.

Upaya persuasif dilakukan hingga malam hari melalui Kepala Desa dan Kepala Dusun setempat.

Sekitar pukul 20.30 WIB, JA akhirnya menanggalkan senjata tajam yang dibawanya dengan cara melemparkan ke sumur di halaman rumah.

Setelah situasi dinilai aman, petugas menyergap JA dari belakang dan memborgol kedua tangannya karena sempat melawan.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan dua bilah senjata tajam jenis belati yang disisipkan di pinggang dan disimpan di saku celana.

Selain itu, petugas juga mengamankan sebuah tas punggung warna hitam yang berisi satu bilah belati jenis sangkur, satu bilah belati lipat.

Polisi menyatakan seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penanganan lebih lanjut.

Dalam proses evakuasi, petugas Puskesmas Adimulyo melakukan tindakan pembiusan guna memudahkan penanganan medis.

JA kemudian dievakuasi menggunakan ambulans desa dan dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gombong untuk mendapatkan perawatan.

Dalam penanganan itu juga melibatkan Koramil Adimulyo, pemerintah desa, tenaga kesehatan Puskesmas Adimulyo, dan bidan desa.

Kapolres menegaskan pengamanan dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan melindungi keselamatan warga sekitar.

Sebelumnya, seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Kebumen dibacok oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Ketika akan dimasukkan ke ambulans, pelaku melawan petugas dengan mengayunkan sabit dan linggis. Petugas sempat berupaya merampas senjata yang dibawa pelaku, namun tak berhasil.

Pelaku kemudian mengejar korban dan mengayunkan sabit hingga menyebabkan luka sayat di bagian leher sebelah kiri.

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Soedirman Kebumen. Namun akhirnya meninggal karena memang lukanya parah dan mengeluarkan banyak darah. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |