JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan angka stunting di Jakarta yang saat ini sekitar 17 persen turun menjadi 14 persen dalam dua tahun ke depan. Salah satu upaya yang diperkuat untuk mencapai target tersebut yakni melalui layanan posyandu, termasuk penerapan Smart Posyandu yang kini telah mencapai 70,44 persen.
Hal ini disampaikan Pramono saat menghadiri Pemberian Apresiasi Kader pada Jambore Kader Posyandu Bidang Kesehatan Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di The Tavia Heritage, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).
Baca Juga
Pramono Kaji CFD Digelar 2 Kali dalam Sepekan di Jakarta: Usulan Rasional
Pramono mengatakan, posyandu memiliki peran penting dalam strategi penurunan stunting melalui pemantauan tumbuh kembang anak, edukasigizi, imunisasi, serta pendampingan keluarga.
Karena itu, dia meminta Dinas Kesehatan bersama kader Posyandu terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting di seluruh wilayah Jakarta.
Baca Juga
6.500 Km Kabel Semrawut bakal Masuk Bawah Tanah, Pramono: Wajah Jakarta akan Sangat Berbeda
“Smart Posyandu kita sudah 70 persen. Kalau perubahan ini terus dapat dijalankan dengan baik, maka posyandu tidak hanya mengurus kesehatan ibu dan anak, tetapi bisa menjadi lembaga menyeluruh tentang kesehatan warga,” ucap Pramono.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
















































