Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Komitmen Hapus Kemiskinan dan Kelaparan

6 hours ago 4

PONOROGO, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk menghapuskan kemiskinan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Dalam acara tasyakuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur,

Presiden menyatakan tidak ingin ada anak-anak Indonesia yang kekurangan gizi atau pergi sekolah dalam kondisi kelaparan. Ia menegaskan bahwa mandat yang diterimanya dari rakyat akan digunakan sekeras-kerasnya untuk menghilangkan kelaparan di Indonesia.

Sebanyak 413 orang yang terdiri dari siswa, guru, dan karyawan di SMK Negeri 2 Yogyakarta mengalami gejala keracunan seperti mual, pusing, hingga diare. Dugaan keracunan tersebut muncul setelah para korban menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa olahan ayam gongso yang diduga belum matang sempurna.

Pihak sekolah segera berkoordinasi untuk menahan sisa paket MBG yang belum terdistribusi dan menghentikan sementara penerimaan program MBG selama proses penyelidikan serta uji laboratorium berlangsung.

Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan terhadap Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sekitar 1.200 dapur MBG diberhentikan sementara (suspend) karena belum memenuhi atau masih dalam proses pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Kepala BGN Sudaryono menegaskan bahwa kepemilikan SLHS merupakan syarat dasar sebelum makanan distribusikan.

BGN juga mewajibkan kepala dapur berada di lokasi untuk mengawasi langsung proses memasak guna memastikan standar operasional prosedur (SOP) dijalankan dengan ketat.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |