Profil Paetongtarn Shinawatra, PM Thailand yang Pernah Jadi Pelayan Restoran

5 days ago 8

JAKARTA, iNews.id - Profil Paetongtarn Shinawatra, perdana menteri Thailand menarik diketahui. Putri dari penguasaha yang juga mantan PM, Thaksin Shinawatra, itu merupakan perdana menteri termuda dalam sejarah Thailand. 

Nama Paetongtarn mencuat belakangan ini terkait tuduhan skandal bahwa pemerintahnya menawarkan sejumlah uang kepada anggota parlemen Partai Rakyat dalam rangka membeli suara terkait debat mosi tidak percaya. Paetongtarn menegaskan suara para pendukungnya di parlemen masih kuat sehingga tak membutuhkan pihak lain untuk mengamankan jabatannya.

 Vladimir Putin Segera Mati, Perang Rusia-Ukraina Akan Berakhir

Baca Juga

Zelensky: Vladimir Putin Segera Mati, Perang Rusia-Ukraina Akan Berakhir

Profil Paetongtarn Shinawatra

Paetongtarn Shinawatra lahir pada 21 Agustus 1986 di Bangkok. Dia menjadi perempuan kedua yang menjabat PM Thailand setelah bibinya, Yingluck Shinawatra.

Paetongtarn lahir dari keluarga pengusaha kaya keturunan China yang menetap di wilayah Chiang Mai. Bisnis keluarganya termasuk telekomunikasi, real estate, dan perhotelan. 

PM Thailand Paetongtarn Shinawatra Minta Maaf kepada Umat Islam, Ada Apa?

Baca Juga

PM Thailand Paetongtarn Shinawatra Minta Maaf kepada Umat Islam, Ada Apa?

Keluarganya semakin dikenal setelah terjun ke politik.

Ayahnya, Thaksin, digulingkan dari jabatan PM dalam kudeta militer pada 2006 kemudian mengasingkan diri ke luar negeri selama 15 tahun. Pada 2008, Thaksin diadili secara in absentia dan dihukum atas tuduhan korupsi. 

Potret Cantiknya PM Thailand Paetongtarn Shinawatra 

Baca Juga

Potret Cantiknya PM Thailand Paetongtarn Shinawatra 

Ibu Paetongtarn, Potjaman Na Pombejra, juga seorang pengusaha, filantropis, serta politikus yang sempat menjabat sebagai pemimpin Partai Pheu Thai.

Pendidikan Paetongtarn

Paetongtarn bersekolah di Saint Joseph Convent School dan Mater Dei School. Tumbuh dalam keluarga politik terkemuka, dia sering menarik perhatian media. 

Pada 2004, saat ayahnya masih menjabat PM, dia menjadi viral karena bekerja paruh waktu di restoran cepat saji McDonald's. 

Suatu hari, Thaksin mendatangi tempat kerja putrinya lalu memberi tahu wartawan bahwa dia ingin anak-anaknya belajar tentang kerja keras.

Paetongtarn kuliah di Universitas Chulalongkorn, menyelesaikan gelar sarjana di bidang ilmu politik, sosiologi, dan antropologi. Saat menjadi mahasiswa pada 2006, terjadi krisis antara ayahnya dan kelompok elite royalis konservatif. 

Para profesor mengkritiknya di depan umum dan para mahasiswa dengan memasang poster yang menyerang ayahnya. Konflik meningkat yang puncaknya kudeta militer menggulingkan Thaksin.

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |