LAMPUNG TIMUR, iNews.id - Sejumlah warga Desa Labuhan Ratu Satu, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, Lampung, mengeluhkan air sumur mereka yang diduga tercemar limbah cair dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Air sumur warga berubah menjadi keruh, berminyak dan mengeluarkan aroma tidak sedap dalam dua bulan terakhir.
Warga menduga pencemaran berasal dari salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di desa setempat. Sejumlah sumur yang dikeluhkan warga berada tidak jauh dari instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dapur tersebut.
Baca Juga
136 Siswa dan Guru SMAN 1 Tunjungan Blora Keracunan Usai Santap MBG
"Semenjak ada septic tank MBG itu ya sumur saya jadi bermasalah. Buat wudu saja sudah enggak bisa, warnanya agak kuning-kuning berminyak. Untuk mandi juga geli, gatal-gatal. Sementara saya (air) minta sama tetangga," kata Nanik, warga yang terdampak.
Menindaklanjuti keluhan warga, tim pengawas gabungan Kabupaten Lampung Timur turun langsung ke lokasi untuk mengecek dugaan pencemaran. Hasil pemeriksaan awal menemukan sistem pengolahan limbah dapur belum sesuai standar yang ditentukan.
Baca Juga
Keracunan Massal MBG di Sidoarjo, MUI Jatim Desak Polisi Usut Pidana Pengelola SPPG
Petugas juga menemukan kebocoran pada pipa saluran limbah. Kondisi tersebut diduga membuat air limbah meresap ke dalam tanah hingga mencemari sumber air warga.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































