3 Cara Usir Gianni Infantino dari Kursi Presiden FIFA usai Kontroversi Jual Saham Piala Dunia

12 hours ago 2

ZURICH, iNews.idGianni Infantino menghadapi tekanan besar untuk mempertahankan posisinya sebagai Presiden FIFA setelah rencana investasi FIFA Forward Enterprise (FFE) memicu penolakan luas dari federasi sepak bola dunia.

Kontroversi bermula ketika Infantino mengungkap rencana mengundang pihak ketiga untuk memberikan investasi minoritas dan nonpengendali di FFE. FIFA disebut berupaya menghimpun investasi senilai 20 miliar dolar AS melalui skema tersebut.

Jordy Wehrmann Jadi Tumbal usai Laga Indonesia All Stars Vs Aston Villa, Kurniawan Buka Suara

Baca Juga

Jordy Wehrmann Jadi Tumbal usai Laga Indonesia All Stars Vs Aston Villa, Kurniawan Buka Suara

Thrive Capital yang berbasis di Amerika Serikat, milik menantu Donald Trump, Joshua Kushner, disebut menjadi kandidat utama untuk memimpin kelompok investor dalam rencana tersebut.

Seluruh 211 asosiasi anggota FIFA sebelumnya diberi batas waktu hingga 19 September untuk mendukung proposal tersebut. Federasi yang menyetujui rencana itu berpotensi mendapatkan dana hingga 30,1 juta poundsterling.

Alasan Erick Thohir Dukung Penjualan Hak Komersial Piala Dunia, Demi Sepak Bola Indonesia

Baca Juga

Alasan Erick Thohir Dukung Penjualan Hak Komersial Piala Dunia, Demi Sepak Bola Indonesia

Namun, rencana Infantino justru memicu gelombang penolakan. UEFA mengeluarkan pernyataan keras pada Kamis (30/7) dan bahkan mengancam memboikot Piala Dunia jika rencana tersebut benar-benar dijalankan. Sikap serupa kemudian diambil Concacaf dan AFC.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |