JAKARTA, iNews.id - Enam bandara di Flores dan sekitarnya, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami kerusakan akibat gempa bumi. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan operasional penerbangan di seluruh bandara tersebut tetap berjalan mengutamakan keselamatan dan keamanan.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F Laisa mencatat enam bandara terdampak, yakni Bandara Komodo Labuan Bajo, Bandara H Hasan Aroeboesman Ende, Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu, Bandara Frans Sales Lega Ruteng, Bandara Fransiskus Xaverius Seda Maumere, dan Bandara Soa Bajawa. Ia memastikan tidak ada bandara yang ditutup akibat gempa.
Baca Juga
DPR Kirim Pimpinan dan Anggota ke NTT Bawa Bantuan untuk Korban Gempa
"Kami memastikan seluruh bandara di Flores dan sekitarnya tetap beroperasi normal. Aspek keselamatan menjadi prioritas utama," kata Lukman dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).
Di Bandara Komodo Labuan Bajo, kerusakan terdapat pada plafon terminal dan fire station, retakan dinding gedung administrasi, serta retak memanjang pada fillet Taxiway A. Petugas telah melakukan pembersihan terminal dan penerbangan tetap berlangsung.
Baca Juga
Kementerian PU Pulihkan 9 Ruas Jalan Nasional di NTT Pascagempa M7,7
Bandara H Hasan Aroeboesman Ende mengalami kerusakan plafon terminal, retakan dinding gedung PKP-PK, serta struktur tower. Komunikasi penerbangan kemudian dialihkan ke Watchroom Gedung PKP-PK dengan menerapkan contingency plan untuk menjaga pelayanan lalu lintas udara.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































