KATHMANDU, iNews.id – Operasi penyelamatan di Nepal membuahkan keajaiban di tengah duka bencana banjir bandang. Dua orang pekerja berhasil diselamatkan setelah terjebak selama sembilan hari di dalam terowongan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang tertimbun material, Jumat (4/9/2026).
Tim SAR internasional memusatkan fokus operasi pada terowongan proyek PLTA Trishuli 3A mengingat ratusan pekerja terjebak di kedalaman struktur tersebut. Harapan muncul saat tim evakuasi mulai mendeteksi tanda-tanda kehidupan dari dalam reruntuhan pada Jumat pagi.
Baca Juga
Banjir Nepal-China: Korban Hilang Melonjak Drastis Jadi 4.700 Orang, Hampir 1.000 Tewas
Pihak otoritas mengungkapkan bahwa tim di lapangan sempat mendengar respons dari dalam area terdampak sebelum evakuasi dilakukan.
"Mereka memperkirakan setidaknya 42 pekerja bisa diselamatkan dari terowongan setelah tim SAR mendengar suara teriakan pada Jumat pagi," tulis laporan Kementerian Energi Nepal kepada BBC.
Baca Juga
Kisah Banjir Nepal Hanyutkan Brankas Bank, Warga Curi Uang Miliaran Rupiah
Berdasarkan laporan tersebut, korban pertama yang berhasil dievakuasi adalah Sanjaya Shah. Ia langsung diterbangkan menuju rumah sakit di Battar, Kota Kathmandu, untuk mendapatkan perawatan medis.
Tak lama kemudian, pekerja kedua bernama Kabir Maharjan menyulut haru setelah berhasil dikeluarkan dan disiapkan untuk diterbangkan ke Rumah Sakit Militer Chhauni di Kathmandu.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































