90 Persen Sampel Beras Fortifikasi Terindikasi Melanggar, Kepala Bapanas: Sangat Merugikan Rakyat

9 hours ago 5

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap hasil sementara pemeriksaan sejumlah sampelberas fortifikasi. Dari sampel yang diperiksa, sekitar 90 persen terindikasi melanggar berdasarkan hasil pengujianlaboratorium.

Amran menegaskan, pengawasan terhadap peredaran beras fortifikasi perlu diperkuat untuk memastikan produk yang beredar benar-benar memenuhi klaim dan standar yang tercantum pada label.

Mentan Amran Targetkan Produksi Beras 34 Juta Ton pada 2027, Jaga Keberlanjutan Swasembada

Baca Juga

Mentan Amran Targetkan Produksi Beras 34 Juta Ton pada 2027, Jaga Keberlanjutan Swasembada

“Masalahnya, sementara kita selidiki. Tetapi sesuai hasil laboratorium, sekitar 90 persen yang kita cek terindikasi melanggar,” ujar Amran dalam keterangannya dikutip, Kamis (3/9/2026).

Amran menambahkan, persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius karena menyangkut kepentingan konsumen. Produk yang dipasarkan dengan klaim memiliki kandungan vitamin atau zat gizi tertentu semestinya memenuhi kandungan yang dipersyaratkan.

BPS Ungkap Harga Beras di Agustus 2026 Makin Mahal, Melonjak 10,07 Persen!

Baca Juga

BPS Ungkap Harga Beras di Agustus 2026 Makin Mahal, Melonjak 10,07 Persen!

“Bayangkan disampaikan bahwa fortifikasi ini beras bervitamin, ternyata tidak ada. Itu sangat merugikan rakyat,” kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |