JAKARTA, iNews.id – Grab Indonesia terus mempercepat transisi menuju transportasi ramah lingkungan dengan menambah armada kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Hingga Juni 2026, jumlah armada kendaraan listrik Grab telah mencapai 28.000 unit atau meningkat dua kali lipat dibandingkan akhir 2025, dan ditargetkan menjadi tiga kali lipat pada akhir tahun ini.
Komitmen tersebut disampaikan Chief Executive Officer (CEO) Grab Indonesia, Neneng Goenadi, dalam peluncuran Gerakan Langkah Hijau Grab untuk Indonesia di Jakarta, Senin (29/6/2026). Dia mengatakan Grab akan terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya mendukung transisi energi di Indonesia.
Baca Juga
Instagram dan Facebook Dibanjiri Spam Iklan Judol, Komdigi Segera Temui Meta!
"Sebagai operator EV di Indonesia, Grab memperkuat kendaraan elektrifikasi. Di mana per Juni 2026 mencapai 28.000 unit. Dua kali lebih banyak pada akhir 2025. Kami berkomitmen 3 kali lipat pada akhir 2026," kata Neneng.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengapresiasi langkah Grab dalam memperluas penggunaan kendaraan listrik. Berdasarkan data pemerintah, penjualan mobil listrik meningkat 143,1 persen, sementara kendaraan listrik roda dua naik 158,3 persen.
Baca Juga
Ini Makna Logo HUT ke-81 RI, Terinspirasi dari Budaya dan Nilai Pancasila
"Grab berkontribusi 14.000 untuk kendaraan EV pada akhir, dan hingga Juni 2026 bertambah sebanyak 28.000 unit, akhir tahun 42.000 kendaraan listrik. Saya menyambut baik dan mendorong sekaligus menjadi solusi sistem transportasi yang rendah emisi dengan kendaraan baru terbarukan," ujar AHY.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































