JAKARTA, iNews.id - Tekanan darah dapat mulai menurun sekitar satu minggu setelah seseorang mengurangi konsumsi garam. Namun, perubahan tersebut tidak selalu terjadi dengan cepat karena respons tubuh setiap orang terhadap pengurangan natrium berbeda.
Dikutip dari Verywell Health, pengurangan asupan garam dapat membantu menurunkan tekanan darah. Meski begitu, efeknya tidak berarti tekanan darah langsung turun secara maksimal hanya dalam beberapa hari.
Baca Juga
Polisi Usut Temuan 2 Potongan Kaki di Depok, Cocokkan dengan Korban Mutilasi Saepul
Salah satu penelitian yang dibahas dalam laporan tersebut melibatkan lebih dari 200 orang berusia 50 hingga 75 tahun. Setelah menjalani pola makan rendah natrium selama satu minggu, sekitar 75 persen peserta mengalami penurunan tekanan darah sekitar 8 mmHg.
Namun, penelitian tersebut memiliki catatan penting. Para peserta tidak hanya mengurangi konsumsi garam, tetapi juga meningkatkan asupan kalium dan kalsium.
Baca Juga
MU Dibungkam Tim Promosi Hull City, 2 Gol Bola Mati Jadi Petaka
Karena itu, penurunan tekanan darah yang terjadi tidak dapat sepenuhnya dikaitkan dengan pengurangan garam saja. Jika hanya mengurangi natrium tanpa melakukan perubahan pola makan lainnya, efek terhadap tekanan darah cenderung berlangsung lebih bertahap.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































