JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan masih mendominasi bencana di sejumlah wilayah Indonesia. Hal itu terjadi selama musim kemarau.
Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, data tersebut dihimpun dari penanganan bencana pada periode Sabtu (1/8/2026) pukul 07.00 WIB hingga Minggu (2/8/2026) pukul 07.00 WIB.
Baca Juga
Kemarau Panjang Segera Berakhir, BMKG Ungkap Hujan Deras Kembali Guyur RI Oktober-November
Ia mengatakan salah satu kejadian karhutla terjadi di Desa Taddakong, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 19.00 WITA.
“Kejadian karhutla pertama terjadi di wilayah Desa Taddakong, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Sabtu (1/8) sekitar pukul 19.00 WITA. Peristiwa diduga dipicu oleh kondisi daun dan ranting kering di kawasan perbukitan berbatu yang mudah terbakar akibat suhu panas, sehingga memunculkan titik api secara tiba-tiba,” ujarnya kepada wartawan, dikutip Senin (3/8/2026).
Baca Juga
Kemarau Dahsyat! 3 Kampung Tenggelam di Bendungan Lebak Banten Muncul Lagi
Karhutla di Pinrang tidak menimbulkan korban jiwa. Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar lima hektare.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































