JAKARTA, iNews.id - Bundaran Hotel Indonesia (HI) dijaga ketat menjelang aksi demo mahasiswa yang digelar pada Selasa (18/8/2026). Sebanyak 9.242 personel gabunganTNI-Polri disiapkan untuk mengamankan jalannya demonstrasi yang digelar sejumlah elemen mahasiswa.
Aksi tersebut rencananya diikuti oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Front Mahasiswa Nasional (FMN), serta sejumlah organisasi mahasiswa lainnya. Mereka menyampaikan tuntutan evaluasi total terhadap kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga
Polisi Siaga jelang Demo BEM UI di Bundaran HI, Blokade Jalan Disiapkan
Demo mahasiswa di Bundaran HI ini digelar setelah muncul berbagai kritik terhadap arah kebijakan nasional usai peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia. Mahasiswa menilai sejumlah kebijakan pemerintah perlu dievaluasi karena dianggap belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan rakyat.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa sejumlah tuntutan, mulai dari persoalan ekonomi hingga kebijakan pembangunan nasional. BEM UI dan FMN menilai kedaulatan rakyat terancam akibat adanya pemusatan kekuasaan.
Baca Juga
Polisi Imbau Massa Tak Gelar Demo di Bundaran HI-Sudirman, Ini Alasannya
Mahasiswa juga menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM). Selain itu, mereka mempertanyakan sejumlah program pemerintah seperti Proyek Strategis Nasional (PSN), Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dinilai belum tepat sasaran.
Selain persoalan ekonomi, massa aksi juga menuntut pemerintah menetapkan status bencana nasional untuk wilayah Sumatra dan Flores/Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka turut mendorong reformasi agraria serta meminta penghentian militerisme dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil.
Baca Juga
Polda Metro Kerahkan 9.242 Personel Amankan 31 Aksi Demo di Jakarta Hari Ini
Editor: Donald Karouw
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































