JAKARTA, iNews.id - Frekuensi ejakulasi disebut memiliki kaitan dengan penurunan risiko kanker prostat pada pria. Temuan ini diungkap dokter sekaligus edukator kesehatan, dr Adam Prabata, berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah.
Melalui unggahannya di media sosial X, dr Adam menjelaskan pria yang mengalami ejakulasi minimal 21 kali dalam sebulan memiliki risiko kanker prostat hingga 31 persen lebih rendah dibandingkan pria yang lebih jarang mengalami ejakulasi.
Baca Juga
Komnas HAM Kecam Persekusi ke Kelompok LGBT, Minta Evaluasi Perpres soal Ancaman Negara
"Minimal 21 kali ejakulasi per bulan menurunkan risiko kanker prostat hingga 31 persen lebih rendah pada laki-laki," tulis dr Adam.
Dia menjelaskan, ejakulasi yang dimaksud tidak hanya terjadi saat berhubungan seksual. Frekuensi tersebut juga mencakup ejakulasi akibat mimpi basah maupun masturbasi.
Baca Juga
Driver Online di Bandung Hilang usai Antar Pesanan Makanan ke Dago, Istri Cemas
"Ejakulasi meliputi saat berhubungan intim, mimpi basah, dan masturbasi," katanya.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































