Gedung Putih Salah Sebut Rolls-Royce Investasi Bikin Mobil, Padahal Bangun Mesin Pesawat

1 day ago 8

JAKARTA, iNews.id - Gedung Putih kembali menjadi sorotan. Mereka mencampuradukkan Rolls-Royce plc dengan Rolls-Royce Motor Cars saat membahas keberhasilan perdagangan Presiden Donald Trump dalam membangun kembali industri otomotif Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari Carscoops, kesalahan tersebut muncul ketika Gedung Putih menyinggung investasi Rolls-Royce plc di Amerika Serikat sebagai salah satu contoh perusahaan yang meningkatkan produksi kendaraan di Negeri Paman Sam. 

 Kami sedang Bersih-Bersih

Baca Juga

Kepala BGN Jamin Tak Ada lagi Pengadaan yang Mengada-ada: Kami sedang Bersih-Bersih

Padahal, Rolls-Royce plc dan Rolls-Royce Motor Cars merupakan dua perusahaan yang berbeda. Rolls-Royce plc merupakan perusahaan teknologi dan manufaktur yang memasok mesin serta sistem untuk berbagai sektor, terutama penerbangan dan pertahanan. Sementara Rolls-Royce Motor Cars merupakan produsen mobil mewah yang dikenal melalui model seperti Phantom, Ghost, Cullinan, dan Spectre.

Kedua perusahaan tersebut juga sudah tidak berada dalam satu perusahaan sejak perpisahan bisnis pada era 1970-an. Rolls-Royce Motor Cars berada di bawah BMW Group. Alhasil, investasi Rolls-Royce plc di Amerika Serikat tidak dapat dijadikan contoh pembangunan kembali industri otomotif seperti yang diklaim Gedung Putih.

Dunia Medis Geger! Ginjal Babi Hidup di Tubuh Manusia Selama 271 Hari

Baca Juga

Dunia Medis Geger! Ginjal Babi Hidup di Tubuh Manusia Selama 271 Hari

Kesalahan tersebut menjadi semakin mencolok karena Gedung Putih memasukkan investasi Rolls-Royce plc bersama sejumlah produsen otomotif yang memang meningkatkan aktivitas manufaktur di Amerika Serikat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |