PROBOLINGGO, iNews.id - Satuan tugas (satgas) penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menargetkan kebakaran di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, dapat dipadamkan dalam tiga hari ke depan. Target tersebut diharapkan tercapai jika kondisi cuaca mendukung proses pemadaman di dua titik yang masih terbakar.
Memasuki hari kesembilan, dua titik api masih terpantau di kawasan Pundak Lembu P30, Kabupaten Probolinggo dan Bukit Dingklik, Pananjakan, Kabupaten Pasuruan pada Selasa (11/8/2026) sore.
Baca Juga
Karhutla Meluas, Pemprov Kalteng Tambah Helikopter Water Bombing
Sebanyak 340 personel pemadaman darat terus disiagakan untuk menangani titik api yang muncul dengan menggunakan gebyok dan penyemprot air.
Sementara itu, titik api yang berada di tebing terjal dengan kemiringan sekitar 80 derajat harus dipadamkan melalui jalur udara. Namun, proses pemadaman dari udara terkendala kondisi cuaca dan ketersediaan air.
Baca Juga
Karhutla Gunung Bromo Hanguskan 520 Hektare Lahan, Diduga Dipicu Perapian Warga
Helikopter water bombing yang sebelumnya mengambil air di Pane terpaksa dialihkan ke Ranu Kumbolo. Lokasi tersebut lebih jauh sehingga waktu yang dibutuhkan untuk mengambil air menjadi lebih lama.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































