TEHERAN, iNews.id - Iran dilaporkan mandapat undangan resmi untuk bergabung dalam Pakta Pertahanan Makkah, aliansi beranggotakan Arab Saudi, Turki, dan Pakistan.
Mehdi Rahimi, kepala kantor berita parlemen Iran, menyampaikan informasi mengenai undangan tersebut, sebagaimana dilaporkan media Al Mayadeen pada akhir pekan lalu.
Baca Juga
Trump Sambut Baik Pakta Pertahanan Makkah: Langkah Berani!
Rahimi juga mengungkapkan, usulan itu masih dipertimbangkan.
Arab Saudi, Turki, dan Pakistan menandatangani pakta pertahanan yang diberi nama Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah tersebut pada 7 Agustus lalu di Kota Makkah, Arab Saudi.
Baca Juga
Turki: Pakta Pertahanan Makkah Bukan untuk Lawan Iran
Pakta tersebut menetapkan, serangan bersenjata terhadap salah satu dari tiga negara itu akan dianggap sebagai serangan terhadap seluruhnya.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyambut baik langkah itu dan menyatakan kepuasannya.
Baca Juga
Diteken di Makkah! Turki, Saudi dan Pakistan Sepakati Kerja Sama Pertahanan Saling Melindungi
"Sangat senang melihat bahwa Arab Saudi, Turki, dan Pakistan baru saja, dan akhirnya, menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah," katanya, dalam posting-an di Truth Social.
"Hal ini menunjukkan bagaimana Timur Tengah bersatu, dan bagaimana negara-negara pada akhirnya akan mampu mempertahankan diri dengan cara yang lebih bermakna," tambahnya, seraya menyebut pakta pertahanan itu sebagai
langkah awal yang besar, berani, sekaligus penting.
Editor: Anton Suhartono
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































