JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menargetkan dapat memperkuat investasinya di luar negeri, termasuk berpotensi mengakuisisi perusahaan asing. Aksi ini dapat dilakukan melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara.
Hal ini disampaikan Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria. Menurutnya, Danantara memiliki strategi dalam mendorong investasi Indonesia di luar negeri, termasuk mengambil alih perusahaan asing.

Baca Juga
Dony Oskaria Ungkap Seluruh BUMN bakal Dikelola Danantara sebelum RUPS Maret 2025
“Dengan strategi Indonesia juga dapat mulai berinvestasi di luar negeri, termasuk akuisisi perusahaan asing yang dapat memberikan manfaat bagi Indonesia,” ujar Dony dalam acara BNI Investor Daily Roundtable dikutip, Jumat (28/2/2025).
Bahkan keberadaan Danantara memungkinkan ketergantungan Indonesia terhadap investor asing dapat dikurangi.

Baca Juga
Presiden Prabowo Luncurkan Danantara
“Cara berpikir generasi mendatang juga diharapkan berubah, dari mengandalkan investasi asing menjadi negara yang memiliki kapasitas investasi sendiri,” katanya.
Adapun, Danantara memang membentuk dua perusahaan induk, yakni Holding Investasi dan Holding Operasional.

Baca Juga
Kementerian BUMN Bantah Nasabah Tarik Uang dari Bank Himbara Imbas Danantara
Dony menyebut, kedua perusahaan induk ini memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga tetap berdiri sendiri atau dipisahkan, namun dalam satu komando Danantara.