Kasus Keracunan MBG Meluas di Jatim, Pemprov Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan

10 hours ago 4

SURABAYA, iNews.id – Kasus dugaan keracunan makanan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Timur kian meluas. Setelah di Kabupaten Sidoarjo, insiden serupa terjadi di Kabupaten Nganjuk dan Jombang.

Menanggapi meluasnya kasus tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memastikan seluruh biaya perawatan medis dan pengobatan para korban di rumah sakit ditanggung pemerintah. 

 Kelalaian SPPG yang Disengaja

Baca Juga

Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan MBG, Kepala BGN: Kelalaian SPPG yang Disengaja

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menegaskan, keselamatan serta penanganan medis para siswa yang menjadi korban merupakan prioritas utama Pemprov Jatim saat ini.

"Seluruh biaya perawatan dan pengobatan rumah sakit untuk para korban dugaan keracunan MBG di Jawa Timur dipastikan ditanggung negara. Penanganan medis menjadi prioritas utama kami di tengah situasi ini," kata Emil Dardak, Kamis (3/9/2026).

Update Korban Keracunan MBG Sidoarjo Bertambah Jadi 666 Santri, 53 Masih Dirawat di RS

Baca Juga

Update Korban Keracunan MBG Sidoarjo Bertambah Jadi 666 Santri, 53 Masih Dirawat di RS

Emil menambahkan, Pemprov Jatim telah berkoordinasi dengan jajaran dinas kesehatan daerah untuk memastikan ketersediaan pasokan obat-obatan, cairan infus, hingga dukungan anggaran darurat guna menjamin seluruh korban tertangani secara optimal tanpa dipungut biaya.

Sanksi Dapur SPPG

Mengenai langkah penanganan dan pembenahan tata kelola operasional MBG di lapangan, Emil menjelaskan, kewenangan teknis berada di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |