Kementerian Pariwisata Hentikan Festival Golo Koe di Manggarai Barat usai Gempa M7,7

1 day ago 10

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menghentikan rangkaian penutupan Festival Golo Koe di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo pada Sabtu (15/8/2026) pagi.

Gempa yang berpusat di kedalaman 15 kilometer dan berjarak sekitar 30 kilometer dari kawasan Mbay-Nagekeo itu memicu sejumlah gempa susulan kuat. Getaran bahkan terasa hingga Labuan Bajo, salah satu kawasan wisata utama di NTT.

Gempa di NTT, Kemenpar Ungkap Sejumlah Hotel hingga Destinasi Wisata Rusak

Baca Juga

Gempa di NTT, Kemenpar Ungkap Sejumlah Hotel hingga Destinasi Wisata Rusak

Gempa susulan tercatat berkekuatan Magnitudo 6,2 pada pukul 06.13 WITA, Magnitudo 4,5 pada pukul 06.22 WITA, dan Magnitudo 5,6 pada pukul 06.37 WITA.

Penghentian rangkaian Festival Golo Koe dilakukan sebagai langkah mitigasi dengan mengutamakan keselamatan wisatawan. Keselamatan wisatawan menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana, termasuk di kawasan destinasi super prioritas Floratama yang mencakup Flores, Alor, Lembata, dan Bima.

Bertambah, Korban Tewas Gempa Besar M7,7 di NTT Capai 47 Orang

Baca Juga

Bertambah, Korban Tewas Gempa Besar M7,7 di NTT Capai 47 Orang

Kementerian Pariwisata juga mengimbau para pelaku usaha pariwisata, wisatawan domestik dan mancanegara, serta masyarakat setempat untuk tetap tenang. Masyarakat diminta menyaring informasi dan mengikuti perkembangan hanya melalui saluran resmi BMKG, BPOLBF, maupun instansi berwenang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |