PURWAKARTA, iNews.id – Polisi masih menyelidiki penyebab ledakan keras di toko material Kampung Babakan Pameungpeuk, Desa Wanasari, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (12/7/2026). Insiden tersebut mengakibatkan seorang pekerja tewas di tempat dan menghancurkan bangunan sekitar.
Korban tewas diketahui bernama Joni (35). Kerasnya efek ledakan membuat tubuh korban sampai terpental sejauh sekitar tiga meter dari titik awal. Selain merenggut korban jiwa, daya hancur ledakan juga merusak toko material serta tiga rumah warga yang berada di sekitar lokasi.
Baca Juga
3 Pemulung Tewas Kena Ledakan Mortir di Bandung Barat, Tim Jibom Sisir Rumah Warga
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya mengatakan, penyebab ledakan masih diselidik tim Jihandak Brimob Polda Jawa Barat.
"Kami belum bisa mengevakuasi jasad korban maupun memeriksa puing-puing bangunan secara mendalam karena alasan keselamatan. Kita masih menunggu hasil sterilisasi dari Tim Gegana Polda Jawa Barat," katanya.
Baca Juga
Mencekam! Ledakan Guncang Kawasan Dekat Hotel Tempat Menginap Macron di Damaskus
Lokasi sekitar toko material telah dipasangi garis polisi (police line) dalam radius aman.
Warga dilarang mendekat untuk menghindari adanya potensi ledakan susulan atau runtuhnya sisa bangunan.
Jenis benda atau senyawa kimia yang memicu ledakan sejauh ini belum diketahui pasti dan masih menunggu hasil olah TKP Tim Gegana.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan warga di lokasi kejadian, Nunu, peristiwa mengerikan ini terjadi sekira pukul 08.00 WIB. Saat itu, situasi kampung yang semula tenang mendadak mencekam akibat suara dentuman yang sangat kencang.
"Korban Joni sedang melakukan aktivitas pekerjaannya seperti biasa di dalam toko material. Tanpa diduga, sebuah benda misterius meledak hebat hingga menghancurkan bagian atap toko dan memicu kerusakan material yang masif," katanya.
Dampaknya tidak hanya menghancurkan toko material, ledakan ini juga menyebabkan tiga rumah di sekitarnya rusak. Rata-rata atapnya bolong dan kaca jendelanya pecah.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































