BEIRUT, iNews.id – Situasi di wilayah Lebanon selatan kembali memanas setelah militer Israel melancarkan serangkaian serangan udara yang menyasar sejumlah kawasan permukiman. Jet tempur Israel dilaporkan terus melakukan pemboman, termasuk dengan menggunakan bom termal yang diklaim memiliki daya rusak tinggi.
Serangan tersebut memperparah ketegangan di kawasan dan memicu kekhawatiran terhadap keselamatan warga sipil yang masih berada di wilayah terdampak konflik.
Baca Juga
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Selain menyasar kawasan permukiman, militer Israel juga menyerang sejumlah desa di Lebanon selatan. Rentetan serangan itu mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah bangunan dan infrastruktur.
Militer Israel mengklaim berhasil menghancurkan terowongan sepanjang sekitar 200 meter yang disebut digunakan sebagai tempat persembunyian sekaligus markas pejuang Hizbullah.
Baca Juga
Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat
Menurut Israel, di dalam terowongan tersebut tersimpan ratusan senjata dan peluncur roket yang disebut kerap digunakan untuk melancarkan serangan ke wilayah Israel.
Serangan terbaru itu menuai kecaman dari sejumlah pihak di komunitas internasional. Di sisi lain, Iran dan Hizbullah menyatakan akan membalas serangan tersebut, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya eskalasi konflik di kawasan.
Baca Juga
Iran Tuduh AS Langgar Kesepakatan Damai, Israel Terus Serang Lebanon
Editor: Suriya Mohamad Said
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































