PBSI Ubah Metode Promosi Degradasi di Pelatnas, Atlet Tanpa Prestasi Siap-Siap Didepak

5 days ago 10

JAKARTA, iNews.id – PSBI mengubah mengubah metode promosi degradasi di pelatnas Cipayung. Atlet yang tidak berprestasi siap-siap didepak tanpa menunggu waktu lama.

PBSI mengonfirmasi perubahan itu dalam unggahan Instagram resmi mereka. Pernyataan ini sejalan dengan keputusan Wakil Ketua Umum I PBSI yakni Taufik Hidayat.

Persib Bandung Umumkan 2 Pemainnya Gabung Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Asia U-17 2025

Baca Juga

Persib Bandung Umumkan 2 Pemainnya Gabung Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Asia U-17 2025

"PBSI mengubah metode promosi degradasi dengan tidak menunggu waktu hingga enam bulan sampai dengan satu tahun," tulis pernyataan PBSI di akun Instagram resmi mereka, dikutip Jumat (28/3/2025).

"Atlet yang tidak berprestasi atau tidak mencapai perkembangan yang ditetapkan akan dikembalikan ke klub masing-masing setelah melalui pertimbangan yang sangat matang dari pelatih yang meliputi penilaian teknik, fisik, dan data-data penunjang dari atlet tersebut," tambah pernyataan tersebut.

PBSI Ajukan Protected Ranking untuk Anthony Ginting, Sinyal Absen Lama

Baca Juga

PBSI Ajukan Protected Ranking untuk Anthony Ginting, Sinyal Absen Lama

Taufik Hidayat menegaskan tidak akan membiarkan pemain yang tidak berprestasi bersantai-santai di pelatnas PBSI. Ia ingin para pemain yang tidak memiliki prestasi dan sulit berkembang akan dengan cepat dikeluarkan dari pelatnas PBSI.

"Jadi sistemnya enggak kayak dulu, nunggu setahun lagi untuk promosi degradasi. Enggak. Ini bisa kapan aja. Ini bisa kapan aja," ucap Taufik kepada awak media di Pelatnas PBSI Cipayung, dikutip Jumat (28/3/2025).

Indonesia Tanpa Gelar di All England 2025, PBSI Beri Respons Mengejutkan

Baca Juga

Indonesia Tanpa Gelar di All England 2025, PBSI Beri Respons Mengejutkan

"Bisa kapan aja. Kalau udah dikasih pertandingan, enggak ada hasilnya, cuman ngapain? Lebih baik kita majuin yang di sini. Apalagi dia orangnya udah lama di sini. Ngapain lagi mesti nunggu-nunggu lama? Buang-buang waktu," tambahnya.

Akan tetapi, keputusan untuk mendegradasi pemain juga akan mendapat pertimbangan matang dari pelatih. Ia ingin memastikan bahwa pemain yang ada di dalam pelatnas PBSI adalah pemain yang memiliki motivasi besar untuk mengejar prestasi.

Rehan Naufal Bongkar Perbedaan Mencolok di Dalam dan Luar Pelatnas PBSI

Baca Juga

Rehan Naufal Bongkar Perbedaan Mencolok di Dalam dan Luar Pelatnas PBSI

"Tapi itu juga dengan pertimbangan yang sangat matang dari pelatih. Yang memang harian, pelatih teknik, fisik, dengan data semuanya. Enggak asal masukin juga. Tapi lebih fleksibel. Biar regenerasinya jalan terus," sambung Taufik.

"Kalau enggak, udah tau jelek, ditahan terus. Nunggu tahun depan, lama banget. Sedangkan yang di luar, mau masuk. Udah bagus nih. Nunggu tahun depan dong. Enggak bisa," imbuhnya.

Hanya Raih 1 Gelar di Awal Tahun 2025, Bagaimana Evaluasi PBSI?

Baca Juga

Hanya Raih 1 Gelar di Awal Tahun 2025, Bagaimana Evaluasi PBSI?

Selain itu, PBSI juga memastikan bahwa promosi pemain yang ada di luar pelatnas bisa terjadi kapan saja. Sehingga tidak lagi menunggu jangka waktu satu tahun untuk melakukan promosi pemain.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |