BEKASI, iNews.id — Momen pengambilan nomor urut Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang seharusnya berlangsung kondusif justru berujung riuh. Dua kubu massa pendukung terlibat aksi penghadangan dan pengeroyokan hingga mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka.
Peristiwa bermula saat rombongan massa pendukung dari pasangan bakal calon (bacalon) nomor urut 02 bergerak mengantar calon mereka menuju lokasi pengambilan nomor urut.
Namun di tengah perjalanan, langkah rombongan tersebut dihadang secara mendadak oleh kelompok massa dari bacalon nomor urut 01. Situasi dengan cepat memanas hingga terjadi bentrok fisik. Kelompok massa nomor urut 01 diduga melakukan penyerangan secara membabi buta terhadap massa pendukung nomor urut 02.
Aksi saling serang dan adu fisik tidak terhindarkan. Akibat kericuhan tidak berimbang tersebut, sedikitnya lima orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat hantaman benda tumpul dan pukulan fisik.
Ketegangan baru dapat diredam setelah personel kepolisian tiba di lokasi kejadian dan memisahkan kedua kelompok yang bertikai. Petugas mengamankan area sekitar untuk mencegah aksi balasan dari kedua belah pihak.
Saat ini, kasus bentrokan dan tindak penganiayaan antarkubu pendukung Pilkades tersebut sudah ditangani secara intensif oleh gabungan petugas dari Polsek Tambelang dan Polres Metro Bekasi untuk proses hukum lebih lanjut.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































