JOMBANG, iNews.id - Polisi memastikan dua korban tewas dalam bentrokan antara warga dan ratusan massa konvoi perguruan silat di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, bukan peserta resmi acara yang digelar di wilayah Tambakberas. Peristiwa bentrokan terjadi pada Minggu (16/8/2026) dini hari di sejumlah lokasi, mulai dari Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Desa Plosogeneng, Kecamatan Jombang, hingga kawasan Kecamatan Kabuh yang berbatasan dengan Kabupaten Lamongan.
Ratusan massa yang mengendarai sepeda motor diduga berkonvoi usai menghadiri sebuah kegiatan perguruan silat di Tambakberas, Jombang. Dalam perjalanan pulang, rombongan tersebut terlibat bentrokan dengan warga di beberapa titik.
Baca Juga
Konvoi Pesilat di Pasuruan Dibubarkan Warga, Geber Motor dan Nyalakan Flare
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap seluruh rangkaian kejadian. Polisi memastikan dua orang yang meninggal dunia bukan peserta resmi maupun undangan dalam acara perguruan silat tersebut.
“Yang meninggal ada, adik kita dari Tuban dan Lamongan, namun kami pastikan mereka bukan peserta resmi kegiatan,” ujar AKBP Ardi, Jumat (21/8/2026).
Baca Juga
Ratusan Pesilat Serang Warga di Jombang, 2 Luka-Luka Rumah dan Mobil Kades Rusak
Menurutnya, kedua korban merupakan bagian dari rombongan luar daerah yang datang ke Jombang tanpa undangan dan kemudian melakukan konvoi di jalan raya.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































