Prabowo Minta Masyarakat Isi Sensus Ekonomi dengan Jujur: Datanya Bukan untuk Kejar Kekayaan Pribadi

1 day ago 1

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh masyarakat Indonesia, termasuk anggota DPR, mengisi Sensus Ekonomi 2026 dengan sejujur-jujurnya. Menurutnya, kualitas data sensus akan menentukan ketepatan pemerintah dalam menyusun kebijakan dan anggaran negara.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato penyampaian Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2027 dan Nota Keuangan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Prabowo Umumkan RAPBN 2027 Rp4.097 Triliun, Rupiah Dipatok Rp17.500 per Dolar AS

Baca Juga

Prabowo Umumkan RAPBN 2027 Rp4.097 Triliun, Rupiah Dipatok Rp17.500 per Dolar AS

Prabowo mengatakan angka-angka dalam APBN sangat bergantung pada kondisi makroekonomi. Sementara itu, perhitungan makroekonomi bergantung pada kualitas data yang dikumpulkan Badan Pusat Statistik (BPS).

“Angka-angka APBN kita sangat bergantung dengan angka-angka makroekonomi kita. Angka-angka makroekonomi kita sangat bergantung dari kualitas data yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik kita,” kata Prabowo.

 Tekan Kemiskinan Jadi 6 Persen, Pengangguran Turun Jadi 4,3 Persen

Baca Juga

Target Prabowo di 2027: Tekan Kemiskinan Jadi 6 Persen, Pengangguran Turun Jadi 4,3 Persen

Prabowo menyebut, Indonesia telah lebih dari 10 tahun tidak melakukan re-basing atau pembaruan metode penghitungan aktivitas ekonomi. Karena itu, dia menilai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi penting untuk mendapatkan gambaran terbaru mengenai kondisi perekonomian nasional.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |