JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya mengubah paradigma penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari reaktif menjadi lebih preventif. Kepala negara ingin seluruh sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran disiapkan sebelum bencana terjadi.
Hal ini disampaikan Prabowo saat memimpin rapat terbatas (ratas) terkait penanganan bencana di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9/2026).
Baca Juga
Kapolri Ungkap 138 Orang Ditetapkan Tersangka Karhutla, 8 Korporasi Masih Diproses
Prabowo menilai, respons pemerintah terhadap karhutla selama ini sudah cukup masif. Namun, dia mengakui masih terdapat sejumlah lokasi yang mengalami keterlambatan dalam penanganan kebakaran.
“Tapi itu kita catat untuk selanjutnya kita mengambil langkah-langkah yang antisipatif. Saya minta pemikiran kita dalam perencanaan kita gunakan prinsip ya, lebih baik lebih daripada kurang,” ucap Prabowo dalam arahannya.
Baca Juga
Menko Polkam Ingatkan Puncak El Nino Belum Tiba, Karhutla Bisa Meningkat
Karena itu, Prabowo menginstruksikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Menteri Keuangan (Menkeu), dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas untuk segera berkoordinasi dalam pengadaan berbagai peralatan vital penanganan karhutla.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































