JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengusulkan pengembangan rumah susun (rusun) yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas publik, mulai dari sekolah, pasar, fasilitas layanan hingga transportasi umum.
Usulan ini disampaikan Pramono dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (21/8/2026). Rapat ini membahas penyampaian pidato gubernur terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengendalian Penduduk dan Ranperda tentang Rumah Susun.
Baca Juga
Pemerintah Bangun Rusun Subsidi Dekat Stasiun Manggarai, untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Pramono mengatakan, penyediaan hunian layak, inklusif, dan berkeadilan menjadi salah satu dasar pembangunan ketahanan sosial serta kesejahteraan masyarakat Jakarta.
“Penyediaan hunian yang layak, inklusif, dan berkeadilan menjadi salah satu fondasi utama dalam membangun ketahanan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Eksekutif mengajukan Ranperda ini berdasarkan sejumlah pertimbangan strategis,” kata Pramono.
Baca Juga
Kementerian PKP Siap Bangun Rusun MBR di Tapos Depok, Luas Lahan 1 Hektare
Politisi PDIP itu menambahkan, Ranperda Rumah Susun akan mengakomodasi konsep fungsi campuran atau mixed-use. Dengan konsep tersebut, kawasan hunian nantinya dapat dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti pasar, sekolah, dan layanan publik.


















































