Sekjen Golkar Teladani Mbah Wahab, Soroti Karakter NU yang Moderat dan Toleran

1 day ago 6

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji menilai Nahdlatul Ulama (NU) memiliki karakter moderat, toleran, seimbang, dan adil. Menurutnya, karakter tersebut juga tecermin dari keteladanan salah satu pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah atau Mbah Wahab yang tertuang dalam buku Penyirep Gemuruh.

Sarmuji mengatakan, kisah dalam buku Penyirep Gemuruh menunjukkan cara Mbah Wahab menyelesaikan persoalan dengan mengedepankan sikap moderat dan musyawarah.

Momen Prabowo Terima Kartu Anggota NU dari Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar

Baca Juga

Momen Prabowo Terima Kartu Anggota NU dari Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar

Menurutnya, KH Wahab Hasbullah berhasil menyelesaikan konflik terkait perluasan Masjid Peneleh Surabaya dengan pendekatan yang mencerminkan nilai-nilai utama NU, yakni tawassuth, tawazun, tasamuh, dan i'tidal.

 Miftachul Akhyar Rais Aam dan Abdul Hakim Mahfudz Ketua Umum PBNU

Baca Juga

Hasil Muktamar ke-35 NU: Miftachul Akhyar Rais Aam dan Abdul Hakim Mahfudz Ketua Umum PBNU

"Karakter NU yang selama ini kita pahami sebagai tawassuth, tawazun, tasamuh, i'tidal. Yaitu moderat, toleran, lalu tawazun itu seimbang, dan i'tidal yaitu adil," ujar Sarmuji saat menjadi pembicara dalam bedah buku Penyirep Gemuruh karya Mbah Wahab di Masjid Gedang PPBU, Tambakberas, Jombang, dikutip Senin (31/8/2026).

Salah satu keteladanan Mbah Wahab, kata Sarmuji, terlihat dari kemampuannya mengakomodasi berbagai pendapat dalam mencari solusi. Mbah Wahab tidak hanya mempertimbangkan pandangan ahli fikih, tetapi juga mendengarkan pendapat dari pihak lain yang memiliki keahlian tertentu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |