Selain Ratusan Santri, 10 Guru di Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Ikut Keracunan MBG

1 week ago 8

SIDOARJO, iNews.id – Jumlah korban keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terus bertambah hingga Rabu (2/9/2026) sore. Dampak keracunan kini dilaporkan meluas, tidak hanya dialami ratusan santri putra dan putri, tetapi juga merembet ke jajaran guru pesantren.

Sedikitnya 10 orang guru bersama sejumlah santriwati dilarikan ke rumah sakit setelah mengeluhkan sakit perut parah, pusing, dan mual. 

 Korban Tembus 566 Orang, 88 Masih Dirawat

Baca Juga

Update Keracunan MBG di Sidoarjo: Korban Tembus 566 Orang, 88 Masih Dirawat

Menanggapi kondisi kesehatan para santri dan tenaga pengajar yang belum sepenuhnya pulih, pengelola Pondok Pesantren Manbaul Hikam memutuskan untuk meliburkan sementara seluruh Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Perwakilan Ponpes Manbaul Hikam, Bahron Nafi' menjelaskan, beberapa guru ikut menjadi korban setelah sempat mencicipi sampel santapan paket MBG yang dikirim oleh pihak penyedia SPPG Kalitengah. 

Ratusan Santri Diduga Keracunan MBG! Dugaan Penyebab dari Menu Dapur SPPG Diselidiki

Baca Juga

Ratusan Santri Diduga Keracunan MBG! Dugaan Penyebab dari Menu Dapur SPPG Diselidiki

Kendati demikian, pihak pesantren memilih bijak dan menyerahkan seluruh proses penyelidikan ke pihak berwajib.

"Memang ada beberapa guru yang sempat mengicipi makanan tersebut dan baru sore ini melaporkan gejala mual serta sakit perut. Namun, pihak pesantren menyatakan tidak menyalahkan pihak mana pun dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada aparat kepolisian serta dinas kesehatan," ujar Bahron Nafi', Rabu (2/9/2026).

Dinkes Didirikan Posko Darurat

Mengantisipasi munculnya korban susulan dari lingkungan pesantren, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo mendirikan posko pelayanan kesehatan darurat tepat di area kompleks Pondok Pesantren Manbaul Hikam. Sejumlah unit armada ambulans beserta tim medis disiagakan selama 24 jam nonstop di lokasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr Lakhsmie Herawati Yuwantina menegaskan, seluruh pasien yang mengeluhkan gejala akan langsung ditangani secara gratis dan intensif.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |