Serangan Monyet Liar Teror Warga Inhil, 15 Orang Dievakuasi ke Rumah Sakit

3 hours ago 2

TEMBILAHAN, iNews.id – Serangan kawanan monyet liar terus menghantui warga Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, dalam sepekan terakhir. Hingga kini, tercatat sedikitnya 15 warga yang terdiri atas orang dewasa, anak-anak, hingga balita mengalami luka gigitan dan cakaran serius akibat keganasan satwa tersebut.

Teranyar, pada Senin (3/8/2026) siang, empat warga kembali menjadi korban dan harus dilarikan ke rumah sakit usai diserang secara mendadak oleh monyet liar saat berada di dalam rumah. 

Monyet Peliharaan Lepas hingga Serang Warga di Jombang, 2 Orang Luka Terluka

Baca Juga

Monyet Peliharaan Lepas hingga Serang Warga di Jombang, 2 Orang Luka Terluka

Para korban rata-rata mengalami luka robek cukup parah di sejumlah anggota tubuh seperti bagian punggung, kepala, tangan, hingga paha. Bahkan, seorang balita berusia empat tahun harus menjalani perawatan medis intensif akibat luka gigitan berbahaya di area leher.

Seorang korban, Ari menuturkan, primata liar tersebut kerap muncul secara tiba-tiba dari bagian belakang atau dapur rumah lalu langsung menyerang penghuni yang ada di dalam. 

Waspada Melintas di Jalan Nasional Probolinggo–Situbondo, Ada Kawanan Monyet Berkeliaran

Baca Juga

Waspada Melintas di Jalan Nasional Probolinggo–Situbondo, Ada Kawanan Monyet Berkeliaran

"Monyet itu tiba-tiba masuk ke dapur dan langsung menyerang siapa saja yang dijumpai di dalam rumah. Setelah mengigit dan mencakar korban, kawanan monyet itu langsung kabur melompati pepohonan di sekitar pemukiman," ujar Ari, Selasa (4/8/2026).

Meski telah berkali-kali dikepung oleh warga bersama tim gabungan, satwa pemangsa ini selalu berhasil lolos dari sergapan. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidi Ismail, membenarkan bahwa keberadaan kawanan monyet liar ini sudah sangat meresahkan dan mengancam keselamatan warga Tembilahan dalam dua minggu belakangan.

Merespons kondisi darurat tersebut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir telah berkoordinasi intensif dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau, Kepolisian, serta TNI untuk mengambil langkah penangkapan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |