JAKARTA, iNews.id - Sering kali saat pusing atau kliyengan datang menyerang, refleks pertama kita adalah memijat pelipis atau memejamkan mata sejenak. Namun, jika rasa pusing tak kunjung hilang, bisa jadi pangkal masalahnya bukan berada di area kepala, melainkan pada otot leher yang tegang akibat kebiasaan sehari-hari.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Cecep Hermawan, mengungkapkan salah satu pemicu kondisi pusing yang kerap tidak disadari masyarakat adalah cervicogenic dizziness. Kondisi ini berkaitan erat dengan ketegangan pada otot leher bagian depan atau yang dikenal secara medis sebagai otot sternocleidomastoid (SCM).
Baca Juga
Pengacara Jokowi Nilai Praperadilan Roy Suryo Berakhir usai SEMA Terbit
"POV: Ngasih tau yang sering ngerasa pusing kliyengan, jangan cuma pijit pelipis, coba cara ini dulu (Cervicogenic Dizziness)," tulis dr Cecep, dikutip Rabu (2/9/2026).
Mengapa Otot Leher Bisa Memicu Pusing?
Baca Juga
Harga 1 Rudal Patriot AS 4-5 Kali Lebih Mahal daripada Rudal Balistik Iran
Fenomena pusing akibat otot leher ini bukanlah mitos. Otot leher bagian depan atau SCM memiliki reseptor khusus yang berperan dalam membantu tubuh mengatur keseimbangan.
Kebiasaan terlalu sering menunduk saat menatap layar ponsel atau gadget dapat memicu ketegangan berlebih (trigger point) pada otot tersebut. Postur kepala yang terus-menerus maju ke depan atau turtle neck juga dapat membuat keluhan pusing lebih mudah kambuh.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































