JAKARTA, iNews.id - Susah tidur kerap dianggap sebagai tanda seseorang mengalami insomnia. Padahal, tidak setiap kondisi sulit tidur otomatis dapat disebut sebagai insomnia karena gangguan tersebut memiliki kriteria tertentu.
Edukator sekaligus pelatih tidur Vishal Dasani mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan melakukan diagnosis terhadap kondisi tidur yang dialami. Menurut dia, tidur yang terganggu dan gangguan tidur merupakan dua hal yang berbeda.
Baca Juga
Hafalan Alquran Berhadiah Miras Berbuntut Panjang, Rumah MC di Bekasi Digeruduk Massa
“Kayaknya sekarang kata insomnia sudah jadi istilah untuk semua masalah tidur. Susah tidur semalam, ‘Gua insomnia’, kebangun jam 3 pagi, ‘Insomnia gua kumat’. Padahal tidur yang terganggu sama gangguan tidur itu adalah dua hal yang berbeda,” kata Vishal, dikutip Rabu (12/8/2026).
Susah Tidur Belum Tentu Insomnia
Baca Juga
Pemohon Tak Hadiri Sidang MK gegara Ikut Ujian Kampus, Gugatan UU ITE Gugur
Vishal menjelaskan, seseorang bisa mengalami gangguan tidur sesekali karena berbagai faktor. Kondisi seperti stres, banyak pikiran, jadwal tidur yang tidak teratur hingga sakit dapat membuat kualitas tidur menurun.
Seseorang bisa saja mengalami beberapa malam sulit tidur, lebih sering terbangun atau merasa tidak segar ketika bangun pagi. Namun, kondisi tersebut belum otomatis menunjukkan insomnia.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































