1.500 Buruh Garmen di Jateng Terancam PHK, Said Iqbal Minta Satgas Turun Tangan

1 month ago 25

JAKARTA, iNews.id - Potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali membayangi industri padat karya. Dua perusahaan garmen dan tekstil di wilayah Jawa Tengah dilaporkan berpotensi melakukan PHK terhadap hampir 1.500 pekerja.

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal mendorong Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi PHK untuk segera melakukan langkah antisipasi.

PHK Januari-Juni 2026 Tembus 32.389 Buruh, Terbanyak Ada di Jabar

Baca Juga

PHK Januari-Juni 2026 Tembus 32.389 Buruh, Terbanyak Ada di Jabar

Pria yang menjabat Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) ini menambahkan, laporan awal yang diterimanya dari pengurus serikat buruh di Jawa Tengah menunjukkan PT Victoria Apparel di Kota Semarang berpotensi melakukan PHK terhadap sekitar 800 pekerja. Sementara, PT Samwon di Kabupaten Jepara dikabarkan berencana merumahkan sekitar 670 pekerja.

"Informasi ini masih bersifat awal dan akan kami dalami lebih lanjut di lapangan," ujar Iqbal dalam keterangan tertulis dikutip, Kamis (23/7/2026).

Bukan PHK, Dasco Sebut 200 Karyawan TikTok-Tokopedia Pilih Ambil Kompensasi

Baca Juga

Bukan PHK, Dasco Sebut 200 Karyawan TikTok-Tokopedia Pilih Ambil Kompensasi

Sebagai anggota Satgas Mitigasi PHK, Iqbal akan segera melaporkan perkembangan tersebut kepada Ketua Satgas PHK yang juga Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Laporan ini juga akan ditembuskan kepada Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal untuk memperkuat koordinasi penanganan potensi PHK.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |