Batang Perkuat Budaya Literasi melalui Program Sak Minggu Sak Buku

16 hours ago 4

Batang, infojateng.id – Gerakan literasi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, terus diperkuat melalui program Sak Minggu Sak Buku yang diinisiasi Bunda Literasi Batang, Faelasufa Faiz Kurniawan.

Program tersebut tidak hanya menyasar kalangan pelajar, tetapi mulai dikenalkan sejak jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pembiasaan membaca juga didorong melalui pemanfaatan perpustakaan desa yang dibina Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang.

Faelasufa mengatakan, budaya membaca di kalangan anak usia dini mulai menunjukkan perkembangan. Hal itu terlihat dari antusiasme anak-anak ketika mengikuti kegiatan mendongeng dalam rangkaian Festival Literasi 2026.

Menurut dia, keberhasilan gerakan literasi tidak bisa hanya mengandalkan sekolah maupun perpustakaan. Lingkungan keluarga juga memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan membaca anak.

“Sekarang bisa dilihat di jenjang PAUD anak-anak menunjukkan ketertarikannya untuk membaca, lewat kebiasaan mendengarkan cerita. Tentu akan lebih baik lagi apabila didukung oleh ekosistem keluarga yang gemar membaca, misalnya orang tua yang intens membaca berita di koran, tentu akan menarik minat anak untuk ikut membaca buku,” kata Faelasufa saat ditemui di halaman Disperpuska Batang, Senin (14/9/2026).

Sak Minggu Sak Buku Petakan Kendala Literasi

Faelasufa mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam membangun budaya membaca. Salah satunya adalah ketersediaan infrastruktur dan koleksi buku yang memadai.

Program Sak Minggu Sak Buku, kata dia, sekaligus menjadi sarana untuk melihat perkembangan minat baca masyarakat serta memetakan kendala yang masih dihadapi perpustakaan desa maupun sekolah.

“Sak Minggu Sak Buku ini, jadi upaya kami untuk mengetahui sejauh mana minat baca dan kendala apa saja yang perlu ditangani, misalnya koleksi buku yang perlu ditambah untuk kelengkapan perpustakaan desa maupun sekolah,” jelasnya.

Program tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai gerakan seremonial. Pembiasaan membaca satu buku dalam sepekan diharapkan tumbuh menjadi budaya yang dilakukan secara konsisten sejak usia dini.

Hobi Bedah Buku Dilirik Gol A Gong

Upaya Faelasufa membangun budaya literasi juga mendapat perhatian Duta Baca Indonesia, Gol A Gong.

Faelasufa diketahui rutin membagikan dan membedah buku yang dibacanya melalui platform Instagram. Aktivitas tersebut dinilai mampu menjadi contoh sekaligus cara komunikasi yang dekat dengan generasi muda.

Gol A Gong bahkan mendorong Faelasufa untuk mempertimbangkan menjadi Duta Baca Indonesia berikutnya.

“Baru kali ini saya ketemu Bunda Literasi yang betul-betul menguasai seputar literasi. Nah sangat bagus, apabila Bunda Literasi Batang mau ‘mewakafkan’ untuk jadi Duta Baca Indonesia, karena saat ini minim sekali untuk dikaderisasi,” ujar Gol A Gong.

Menurut Gol A Gong, regenerasi Duta Baca Indonesia membutuhkan sosok yang tidak hanya memiliki rekam jejak literasi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk bergerak secara mandiri.

Ia mengungkapkan, selama menjalankan Safari Literasi ke berbagai provinsi dan pulau, sebagian pembiayaan kegiatannya berasal dari hasil penjualan buku. Hal itu dilakukan karena tidak lagi tersedia anggaran APBN untuk mendukung kegiatan Safari Literasi di berbagai daerah.

“Tahun ini saya berencana mau safari ke Jawa dan Sumatera memang tidak ada dananya. Nah, Bunda Literasi Batang dengan kapasitasnya, suka baca sampai dapat beasiswa ke luar negeri, bahkan didukung orang tua untuk beli buku kesukaannya, jadi tepat jika tahun depan didaulat jadi Duta Baca Indonesia,” kata dia.

Gol A Gong menilai pengalaman, kecintaan terhadap buku, serta kemampuan Faelasufa berkomunikasi menjadi modal penting apabila nantinya dipercaya mengemban misi literasi di tingkat nasional.

Namun, menurut dia, dukungan keluarga dan publikasi juga dibutuhkan agar gerakan tersebut dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

“Apabila semuanya mendukung, tinggal menjalankan misi membudayakan baca di seluruh Nusantara dengan dukungan publikasi media yang tepat,” tandasnya. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |