BANYUMAS, iNews.id - Penyebab kematian Sutrimo (42), mantan Kepala Rumah Tangga (Karumga) di kediaman eks Jampidsus Febrie Adriansyah, belum dapat dipastikan. Tim forensik masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap puluhan sampel yang diambil saat ekshumasi dan autopsi.
Ketua Tim Forensik Prof Ahmad Yudianto mengatakan, sampel diambil dari berbagai bagian tubuh Sutrimo, mulai dari kepala hingga bagian tubuh bawah. Sampel tersebut berupa jaringan, organ dalam dan swab.
Baca Juga
Ekshumasi Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus Rampung, Polri Pastikan Penyebab Kematian secara Ilmiah
"Perkiraan antara 2-3 minggu bisa terselesaikan dari hasil laboratoriumnya," kata Ahmad Yudianto di Polresta Banyumas, dikutip dari iNews Purwokerto, Rabu (12/8/2026).
Dia menjelaskan, pemeriksaan laboratorium dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian berdasarkan bukti medis dan ilmiah. Pemeriksaan meliputi histopatologi, toksikologi dan DNA.
Baca Juga
Tim Forensik Ungkap Hasil Ekshumasi Jasad Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Pemeriksaan histopatologi dilakukan untuk melihat kondisi jaringan tubuh secara mikroskopis. Sementara toksikologi bertujuan mengetahui kemungkinan adanya racun atau zat tertentu yang berkaitan dengan kematian.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































