Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter Disertai Hujan Abu

3 weeks ago 15

MAUMERE, iNews.id - Gunung Lewotobi Laki-Laki yang berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada Senin (30/6/2026) pagi. Erupsi tersebut disertai kolom abu tebal yang mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak gunung.

Berdasarkan laporan PVMBG, erupsi terjadi pada pukul 07.21 WITA dengan kolom abu teramati berwarna kelabu pekat yang condong ke arah utara dan timur laut.

Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai Ketinggian 500 Meter

Baca Juga

Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai Ketinggian 500 Meter

"Terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 30 juni 2026 pukul 07:21 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.000 meter di atas puncak (± 2.584 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut," tulis laporan PVMBG.

Aktivitas erupsi tersebut juga terekam pada alat seismograf dengan amplitudo maksimum 14,8 mm dan durasi sekitar 2 menit 39 detik.

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, Ketinggian Kolom Abu Capai 400 Meter

Baca Juga

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, Ketinggian Kolom Abu Capai 400 Meter

Saat ini, status Gunung Lewotobi Laki-Laki masih berada pada Level III Siaga. Masyarakat di sekitar kawasan diminta tetap waspada terhadap potensi aktivitas lanjutan.

Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya, serta mengikuti arahan pemerintah daerah dan otoritas terkait. Selain itu, warga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi di daerah aliran sungai yang berhulu di puncak gunung.

Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Kolom Abu Tebal Membubung 500 Meter dari Puncak

Baca Juga

Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Kolom Abu Tebal Membubung 500 Meter dari Puncak

Daerah yang diminta waspada antara lain Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klantanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote. Masyarakat yang terdampak hujan abu juga diimbau menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan pada sistem pernapasan akibat abu vulkanis.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |