Jalur Pacet Lumpuh Ditanami Pohon Pisang, Guru dan Siswa Bolak-Balik Angkut MBG

1 day ago 7

MOJOKERTO, iNews.id – Kekesalan warga Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, akibat jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki memuncak. Puluhan warga nekat menanami jalan desa sepanjang 2,5 kilometer dengan pohon pisang, Jumat (31/7/2026).

Aksi tanam pohon pisang dilakukan di sepanjang jalan utama masuk desa hingga ke kawasan pemukiman warga. Tak hanya di pinggir jalan, pohon-pohon pisang tersebut ditanam tepat di tengah badan jalan.

Demo Jalan Rusak Tak Ditangani, Warga Blora Tanam Pohon Pisang di Jalur Provinsi

Baca Juga

Demo Jalan Rusak Tak Ditangani, Warga Blora Tanam Pohon Pisang di Jalur Provinsi

Akibat aksi pemblokiran simbolis ini, kendaraan roda empat sama sekali tidak bisa melintas masuk ke dalam desa. 

Dampak dari penutupan jalan ini langsung dirasakan oleh pelayanan publik, salah satunya distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa sekolah dasar. Mobil boks pengantar menu MBG yang hendak menuju SD Pacet 2 terpaksa terhenti di pintu masuk desa karena tidak bisa melewati barisan pohon pisang.

Kades di Takalar Datangi Anggota DPR, Adukan Jalan Rusak hingga Minta Bangun Jembatan

Baca Juga

Kades di Takalar Datangi Anggota DPR, Adukan Jalan Rusak hingga Minta Bangun Jembatan

Guna memastikan para siswa tetap mendapatkan jatah makan siang tepat waktu, para guru laki-laki dan perempuan dibantu sejumlah murid terpaksa mengangkut katering menu MBG menggunakan sepeda motor secara bolak-balik.

Guru SD Pacet 2, Diar, mengonfirmasi kendala pengiriman armada MBG akibat akses jalan yang terhalang aksi warga. 

"Kami terpaksa membawa menu makanan ini menggunakan sepeda motor dari depan pintu masuk desa karena truk pengangkut tertahan tidak bisa masuk," ujar Diar. 

Ketua RT 03 Desa Pacet, Buadi menjelaskan, penanaman pohon pisang ini merupakan bentuk kejengkelan puncak warga. Jalanan desa tersebut merupakan akses utama aktivitas harian masyarakat sekaligus jalur menuju destinasi wisata Desa Pacet. 

Warga mengaku telah mengajukan perbaikan infrastruktur jalan tersebut sejak tahun 2023. Namun, meski petugas dari dinas terkait sudah berulang kali melakukan pengukuran, hingga kini belum ada realisasi perbaikan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |