JAKARTA, iNews.id - Keluarga Walton kembali menempati posisi puncak keluarga terkaya di dunia usai lonjakan saham Walmart yang mendongkrak kekayaan mereka menjadi 432,4 miliar dolar AS atau setara Rp6.932 triliun. Tidak ada yang menunjukkan bahwa bangunan bata sederhana di NW 2nd Street itu memiliki harta berlimpah.
Properti yang terletak di pusat kota Bentonville, Arkansas, ini merupakan rumah bagi Walton Enterprises, pengelola kekayaan keluarga terbesar di dunia.
Baca Juga
Daftar 10 Orang Terkaya di China, Nomor 1 Raja Air Minum Kemasan Berharta Rp792 Triliun
Melalui kantor investasi swasta inilah keturunan Sam Walton, pendiri Walmart Inc bergabung karena kekayaan mereka telah terkumpul dari generasi ke generasi. Setelah 62 tahun Walmart pertama dibuka, keluarga Walton lebih kaya dari sebelumnya dan menempati urutan pertama keluarga terkaya di dunia versi Bloomberg.
Keluarga Walton, yang selalu ada dalam daftar keluarga terkaya di dunia, terus bertambah kaya karena satu alasan sederhana, yakni saham Walmart.
Baca Juga
Daftar Presiden Amerika Serikat Terkaya Sepanjang Masa, Nomor 1 Donald Trump
Hingga 10 Desember, saham tersebut naik 80 persen sepanjang tahun. Lonjakan tersebut mengangkat kekayaan gabungan keluarga tersebut sebesar 172,7 miliar dolar AS atau 473,2 juta dolar AS sehari, melampaui kekayaan bangsawan Emirat yang menempati posisi teratas dalam daftar Bloomberg pada tahun 2023.
Keluarga Terkaya di Dunia
Seperti keluarga Walton, sebagian besar dari daftar keluarga terkaya versi Bloomberg menjadi lebih kaya tahun ini berkat pergerakan pasar yang kuat.
Baca Juga
Top! Kekayaan Elon Musk Tembus Rekor Terbaru Rp6.847 Triliun
Secara kolektif, mereka memperoleh 406,5 miliar dolar AS. Banyak nama yang sudah dikenal, di antaranya keluarga Johnson (reksa dana dan rekening pensiun), keluarga Thomson (media), Mars dan Ferrero (produsen permen).
Salah satu pendatang baru adalah keluarga Ofers, yang kekayaannya berasal dari perusahaan pelayaran Israel. Kini kerajaan bisnis mereka mencakup berbagai industri di seluruh dunia, dengan aset yang dikendalikan secara terpisah oleh saudara generasi kedua Eyal dan Idan.
Baca Juga
Fantastis! Segini Harta Kekayaan Bashar Al Assad dan Sumber Pemasukannya
Jumlah ini juga masih terlampau jauh jika dibandingkan dengan kekayaan Hartono Bersaudara, Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono, pemilik Djarum Group sekaligus menempati posisi orang terkaya di Indonesia.
Kekayaan keduanya naik sebesar 2,3 miliar dolar AS menjadi 50,3 miliar dolar AS setara Rp806,43 triliun, sebagian berkat kenaikan saham PT Bank Central Asia Tbk atau BCA, yang membukukan pertumbuhan pinjaman luar biasa selama periode sembilan bulan pertama tahun 2024.
Berikut daftar 5 keluarga terkaya di dunia dalam daftar Bloomberg:
1. Walton
Kekayaan Keluarga Walton diketahui mencapai 432,4 miliar dolar AS atau setara Rp6.932 triliun. Harta keluarga yang telah mencapai generasi ketiga ini berasal dari Walmart, pengecer terbesar di dunia berdasarkan pendapatan 648,1 miliar dolar AS pada tahun fiskal terbaru dan memiliki lebih dari 10.600 toko di seluruh dunia.
Keluarga Walton memiliki sekitar 46 persen kepemilikan dari pengecer yang berkantor pusat di Bentonville, Arkansas. Ini saham yang menjadi dasar kekayaan keluarga terbesar di dunia.
2. Al Nahyan
Sebagai salah satu dari tujuh emirat yang membentuk Uni Emirat Arab, Abu Dhabi merupakan ibu kota negara dan tempat sebagian besar cadangan minyak berada. Keluarga penguasa Al Nahyan telah memimpin wilayah yang kini menjadi bagian dari UEA selama beberapa dekade, bahkan sebelum minyak mengubah ekonomi dan keuangan keluarga kerajaan.
Penguasa Abu Dhabi, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, juga merupakan presiden negara tersebut. Kekayaan keluarga Al Nahyan diketahui mencapai 323,9 miliar dolar AS atau setara Rp5.192 triliun.
Anggota keluarga lainnya memegang peran di pemerintahan dan sektor swasta, yang merupakan pengaburan umum antara kepentingan negara dan pribadi. Penasihat keamanan nasional Sheikh Tahnoon bertugas mengawasi aset, baik dana pribadi maupun dana negara, yang bernilai hampir 1,5 triliun dolar AS.