GAZA, iNews.id - Bagi pasien kanker di Gaza, melawan penyakit mematikan bukan satu-satunya perjuangan. Mereka juga harus menghadapi sulitnya mendapatkan pengobatan yang dibutuhkan, sementara kondisi tubuh terus memburuk dari hari ke hari.
Salah satu kisah paling memilukan datang dari Khuloud Abu Sahmoud, perempuan Palestina berusia 33 tahun yang menderita kanker ovarium stadium lanjut.
Baca Juga
Setelah Gaza, Israel Usir dan Rampas Rumah Warga Palestina di Tepi Barat
Khuloud telah menunggu kesempatan untuk keluar dari Gaza agar bisa mendapatkan perawatan di Mesir atau negara lain. Namun, waktu terus berjalan dan penyakit yang dideritanya semakin menyebar. Kanker tersebut kini telah mencapai paru-paru dan tulangnya.
Di tengah kondisi itu, Khuloud menggambarkan hidupnya seperti menunggu kematian. Seperti apa kisah pilu Khuloud berjuang melawan kanker di Gaza?
Baca Juga
Bangkit dari Perang Gaza! Sepak Bola Palestina Kembali Digelar usai 3 Tahun Libur
Kisah Perjuangan Pasien Kanker di Gaza Berpacu dengan Waktu
"Setiap hari penyakit saya berkembang dan kondisi saya sangat memprihatinkan. Semua kuku saya sudah rontok, tidak ada satu pun yang tersisa. Saya hanya menunggu untuk mati," ujar Khuloud, dikutip dari The Straits Times, Kamis (13/8/2026).
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































