Laba Raksasa Migas Ini Melonjak 2 Kali Lipat Imbas Perang di Timur Tengah

3 weeks ago 29

LONDON, iNews.id - Laba bersih raksasa migas, Shell naik lebih dari dua kali lipat pada kuartal II 2026. Hal ini didorong lonjakan harga minyak dunia akibat perang di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, 

Melansir BBC, Shell membukukan laba sebesar 9,84 miliar dolar AS atau setara Rp177,91 triliun (kurs Rp18.080 per dolar AS) pada periode April-Juni 2026. Angka ini meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 4,26 miliar dolar AS.

Houthi Klaim Serang Jalur Minyak Arab Saudi, Blokade Laut Kembali Diberlakukan

Baca Juga

Houthi Klaim Serang Jalur Minyak Arab Saudi, Blokade Laut Kembali Diberlakukan

Kenaikan laba didorong melonjaknya harga minyak mentah setelah pecahnya perang antara AS, Israel, dan Iran. Konflik ini mengganggu pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) global yang melewati Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran energi terpenting di dunia.

Di sisi lain, harga energi juga mengalami fluktuasi tajam sepanjang konflik, sehingga memberikan keuntungan lebih besar bagi bisnis perdagangan (trading) perusahaan.

Harga Minyak Dunia Merosot usai AS Hentikan Serangan ke Iran

Baca Juga

Harga Minyak Dunia Merosot usai AS Hentikan Serangan ke Iran

CEO Shell, Wael Sawan mengatakan, kinerja operasional perusahaan mampu menghasilkan pencapaian yang sangat kuat di tengah gejolak pasar energi global.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |