Manipulasi Absen Online Pakai Fake GPS, 300 Lebih ASN Asahan Terancam Sanksi Berat

1 month ago 25

ASAHAN, iNews.id – Sedikitnya 300-an Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, diduga memanipulasi absensi kehadiran kerja menggunakan aplikasi Fake GPS (GPS Palsu) untuk mengelabui titik koordinat lokasi kantor.

Melalui modus ini, para pegawai diduga dapat mengisi data kehadiran masuk maupun pulang kerja secara elektronik tanpa harus datang atau berkantor secara fisik.

Kasus Siswi SMAN 8 Medan Tak Naik Kelas karena Absensi, Ini Kata Disdik Sumut

Baca Juga

Kasus Siswi SMAN 8 Medan Tak Naik Kelas karena Absensi, Ini Kata Disdik Sumut

Kasus kecurangan massal kini dalam penanganan serius dan pengawasan ketat dari Inspektorat Kabupaten Asahan. 

Sekretaris Inspektorat Kabupaten Asahan, Abdul Rahman membenarkan adanya laporan serta temuan dugaan manipulasi data presensi kehadiran pegawai tersebut. 

ASN DKI Wajib Berpakaian Dinas dan Isi Absensi Mobile selama WFH

Baca Juga

ASN DKI Wajib Berpakaian Dinas dan Isi Absensi Mobile selama WFH

Dia memastikan bakal memanggil satu per satu ASN yang namanya masuk dalam daftar data temuan untuk dimintai keterangan resmi.

"Pihak Inspektorat akan segera meminta keterangan para ASN yang terlibat. Jika dari hasil pemeriksaan terbukti melanggar aturan, ASN yang memanipulasi kehadiran kerja akan dikenakan sanksi tegas, mulai dari sanksi ringan hingga sanksi berat," kata Abdul Rahman, Selasa (21/7/2026).

Sanksi disiplin ASN tersebut nantinya disesuaikan dengan tingkat pelanggaran serta Peraturan Pemerintah (PP) tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |