JAKARTA, iNews.id - Bazaar yang dulu identik sebagai tempat berburu diskon dan produk murah kini mengalami perubahan besar. Seperti apa trennya sekarang?
Di tengah ketatnya persaingan industri kreatif, banyak brand lokal Indonesia mulai memanfaatkan bazaar sebagai sarana membangun identitas merek, memperluas jaringan bisnis, hingga menciptakan pengalaman yang lebih dekat dengan konsumen.
Baca Juga
Seru! Festival ASEAN-India Bazaar 2026 Jadi Tempat Berburu Kuliner sekaligus Belajar Budaya
Tren tersebut semakin terlihat dalam beberapa tahun terakhir seiring berkembangnya industri fashion dan lifestyle lokal. Kehadiran berbagai curated lifestyle market atau bazaar yang dikurasi secara khusus menjadi bukti bahwa pelaku usaha tidak lagi hanya mengejar penjualan, tetapi juga membangun citra dan loyalitas pelanggan.
Founder Byte Project, Theo Derick, menilai peran bazaar saat ini telah jauh berkembang dibanding beberapa tahun lalu.
Baca Juga
Gelar Bincang Bisnis dan Bazaar UMKM, bank bjb Ajak Kartini Masa Kini Melek Digital
"Di Byte Project kami percaya bahwa sebuah bazaar tidak lagi hanya menjadi tempat untuk berjualan. Bazaar harus mampu menjadi platform yang membantu brand membangun awareness, memperkenalkan identitasnya, memperluas jaringan bisnis, hingga menciptakan pengalaman yang berkesan bagi pengunjung," kata Theo Derick dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (31/7/2026).
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































