TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu diam-diam berkunjung ke Jalur Gaza untuk menengok pasukannya, Rabu (2/9/2026). Pada kesempatan itu, dia berbersumpah tidak akan menarik pasukan dari wilayah kantong tersebut, meski ada desakan dari negara-negara mediator termasuk Amerika Serikat (AS).
Ini merupakan kunjungan pertama Netanyahu ke Gaza sejak gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku pada 10 Oktober 2025. Dia mendatangi wilayah di dekat Garis Kuning, batas wilayah kendali Hamas dan Israel.
Baca Juga
Israel Siapkan Rencana Usir Seluruh Warga Gaza, Tunggu Restu AS
“Kami menguasai wilayah ini. Kami tidak akan mundur. Kami akan tetap berada di garis ini,” kata Netanyahu, seraya menyebut Israel menguasai 60 persen wilayah tersebut.
Israel terus menyerang Gaza, bahkan pasukan Zionis terus memperluas wilayah kendalinya jauh ke luar dari Garis Kuning selama masa gencatan senjata.
Baca Juga
Para Jenderal Israel Tuduh Netanyahu Ingin Serang Gaza Lagi untuk Cari Alasan Tunda Pemilu
Seruan internasional untuk melanjutkan gencatan senjata tahap kedua dari proposal perdamaian yang diajukan Presiden Donald Trump, belum menghentikan Israel untuk terus membunuh warga Gaza.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































