WASHINGTON, iNews.id - Badan intelijen badan Amerika Serikat (AS) CIA mengkhawatirkan dampak kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang sangat membahayakan.
Mendengungkan kekhawatiran Presiden Donald Trump tentang perkembanga AI, Direktur CIA John Ratcliffe bahkan membandingkan kemampuan model AI tercanggih dengan senjata nuklir.
Baca Juga
Terlalu Sering Pakai AI, Studi Ungkap Daya Ingat Bisa Menurun
“Dalam pembicaraan dengan banyak penasihat keamanan nasional dan ekonomi Presiden (Trump), kami membahas dampak dari model AI paling mutakhir ini,” kata Ratcliffe, saat berpidato di KTT AWS, perusahaan layanan cloud terbesar di dunia, di Washington DC, seperti dikutip dari Reuters.
“Tidaklah salah untuk menyebut kemampuan mereka mirip dengan senjata nuklir digital,” katanya.
Baca Juga
Filipina Murka, China Gambarkan Rakyatnya sebagai Monyet dalam Video AI
Pemerintah AS pada Juni lalu memaksa Anthropic, perusahaan AI terkemuka yang berbasis di San Francisco, memutus akses ke dua model terkuat, Mythos 5 dan Fable 5, dengan memberlakukan kontrol terhadap ekspor.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































