JAKARTA, iNews.id – Paparan sinar matahari yang terlalu sering ternyata bukan hanya berdampak pada kesehatan kulit, tetapi juga kesehatan mata. Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah pterigium atau pertumbuhan jaringan pada permukaan mata yang kerap disebut sebagai 'daging tumbuh di mata'.
Dokter Tubagus Siswadi mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan perlindungan mata saat beraktivitas di luar ruangan. Menurutnya, paparan sinar ultraviolet (UV) dalam jangka panjang menjadi salah satu penyebab utama munculnya pterigium.
Baca Juga
5 Manfaat Donor Darah untuk Kesehatan, Dokter RSCM Bongkar di Sini!
Pterigium merupakan pertumbuhan jaringan tipis berbentuk segitiga yang biasanya muncul dari bagian putih mata dan dapat meluas hingga menutupi kornea. Pada tahap awal, kondisi ini mungkin hanya mengganggu penampilan. Namun jika terus berkembang, pterigium bisa memicu berbagai keluhan.
"Pada awalnya mungkin hanya mengganggu secara kosmetik. Tapi kalau membesar, bisa menyebabkan mata merah, terasa mengganjal, silau, hingga mengganggu penglihatan," jelasnya dalam konten edukasi di X, dikutip Rabu (1/7/2026).
Baca Juga
MNC Bank Dukung Program JKN lewat Kemitraan CSR BPJS Kesehatan
Selain paparan sinar UV, dr Tubagus mengatakan faktor lingkungan juga berperan dalam meningkatkan risiko pterigium. Seseorang yang sering terpapar debu, angin, maupun udara yang kering memiliki peluang lebih besar mengalami kondisi tersebut.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































