Penderita Diabetes Wajib Tahu, Retinopati Diabetik Bisa Datang Tanpa Gejala

1 month ago 39

JAKARTA, iNews.id - Penyandang diabetes perlu mewaspadai retinopati diabetik, salah satu komplikasi yang dapat merusak retina mata dan menyebabkan gangguan penglihatan. Kondisi ini sering terlambat terdeteksi karena tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.

Perwakilan Universitas Gadjah Mada (UGM), Profesor dr Muhammad Bayu Sasongko, M.Epid., Ph.D., Sp.M mengatakan retinopati diabetik dapat berkembang secara perlahan tanpa disadari pasien. Karena itu, skrining mata secara rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi kerusakan retina sejak dini.

Kenangan Terakhir Reza Arap dan Lula Lahfah Terekam dalam Film Harusnya Horror

Baca Juga

Kenangan Terakhir Reza Arap dan Lula Lahfah Terekam dalam Film Harusnya Horror

"Alasan paling kuat kenapa harus skrining adalah karena di fase awal ini tanpa gejala. Jadi pasien diabetes itu secara teori setelah lima tahun sudah muncul tanda retinopati awal, yang itu tanpa gejala. Pandangan masih normal, enggak ada gejala apa-apa. Namun ini akan berprogres," katanya dalam Forum Jurnalis Kesehatan Roche Indonesia bersama Kementerian Kesehatan, Senin (20/7/2026).

Dia menjelaskan, jika retinopati diabetik tidak terdeteksi dan kadar gula darah tidak terkontrol, kerusakan pada retina akan terus berkembang. Seiring waktu, kualitas penglihatan akan menurun meski perubahan yang terjadi sering kali sangat halus.

Mantan Manager Sarwendah Khawatir Konflik Ruben Onsu Makin Panjang

Baca Juga

Mantan Manager Sarwendah Khawatir Konflik Ruben Onsu Makin Panjang

Menurut Prof. Bayu, penurunan penglihatan akibat retinopati diabetik tidak selalu berupa pandangan yang langsung buram. Penderita bisa merasakan cahaya terlihat lebih redup atau kesulitan membedakan warna tanpa menyadari penyebabnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |