JAKARTA, iNews.id - Polda Metro Jaya telah memeriksa lima saksi untuk mengusut kematian Sutrimo, orang dekat mantan Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah di halaman Klinik Mordent, Jakarta Selatan. Kelima saksi diperiksa di tingkat penyelidikan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengungkapkan salah satu saksi merupakan MA yang mengenal korban. MA melihat Sutrimo terakhir kali pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Baca Juga
Polisi Usut Misteri Kematian Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus Febrie, Minta Keterangan Dokter
"Saudara MA, pihak yang mengenal almarhum dan diketahui terakhir bertemu dengannya pada Rabu, 22 Juli 2026 sekitar pukul 20.00 WIB di depan Klinik Mordent," kata Budi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Baca Juga
DPR Desak Bareskrim Usut Tuntas Kematian Sutrimo: Saat Ini Banyak Spekulasi
Selanjutnya, Budi mengatakan penyidik juga memeriksa AZ selaku pengemudi ambulans yang membawa jenazah Sutrimo ke Banyumas. Selain itu, sopir ambulans AAS yang membawa jenazah dari Klinik Mordent ke RS Muhammadiyah Taman Puring juga diperiksa.
Selanjutnya, kata Budi, MZ selaku pemilik PT Zen Ambulance yang dihubungi oleh (S) selaku pemilik PT Bintang Medika Ambulance, untuk mengantar jenazah ke Banyumas.
Baca Juga
Kematian Sutrimo di Klinik Mordent Masih Misterius, Polda Metro Jaya Gandeng Puslabfor
Diketahui, pria bernama Sutrimo ditemukan tewas dengan kondisi mulut berbusa di depan Klinik Modernt, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (23/7/2026).
Sutrimo disebut-sebut merupakan kepala umah tangga (karumga) Febrie Adriansyah.
Baca Juga
Keluarga Ikhlaskan Kematian Sutrimo, Sebut Korban Punya Riwayat Penyakit Gula Akut
Editor: Rizky Agustian
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































