JAKARTA, iNews.id – Rencana keberangkatan Ketua MPR RI Ahmad Muzani ke Iran untuk menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menuai sorotan. Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul menilai mekanisme Presiden mengutus Ketua MPR tidak sesuai dengan tata hubungan antarlembaga negara.
Sebelumnya, Ahmad Muzani mengungkapkan dirinya bersama Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono akan menghadiri prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Masyhad, Iran. Menurut Muzani, keduanya mendapat penugasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga
Tangis Pecah! Jutaan Warga Iran Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
"Saya sebagai Ketua MPR RI bersama Menteri Luar Negeri Sugiono diutus oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri acara prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei di Masyhad, Iran," ujar Muzani melalui keterangan di akun Instagram pribadinya, Selasa (7/7/2026).
Baca Juga
Warga Iran Menangis Antar Kepergian Ali Khamenei, Hindari Serangan Israel Mojtaba Tak Tampil di Publik
Muzani mengatakan, dirinya bersama Sugiono dijadwalkan bertolak ke Iran pada Kamis (9/7/2026). Saat ini, persiapan keberangkatan masih dimatangkan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu).
Menanggapi pernyataan tersebut, Bambang Pacul mengaku belum memperoleh informasi mengenai penugasan tersebut. Namun, ia menegaskan Presiden tidak dapat secara langsung mengutus Ketua MPR dalam kapasitas sebagai pimpinan lembaga negara.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































