JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Jakarta telah dua kali gagal dilaksanakan. Menurutnya, hal itu karena tidak ditemukan awan yang sesuai untuk menjadi target penyemaian.
Pramono mengatakan keberadaan awan menjadi faktor utama dalam pelaksanaan hujan buatan di tengah musim kemarau. Sebelumya, modifikasi cuaca sudah direncanakan namun kondisi atmosfer saat itu tidak mendukung proses penyemaian awan.
Baca Juga
Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan, Malaysia Bantu Modifikasi Cuaca di Langit Indonesia
"Seperti yang saya sampaikan minggu lalu kami melakukan OMC dua kali gagal yaitu hari Jumat dan Sabtu. Kemarin saya nggak mau jelasin nanti dibilang seakan-akan itu yang membuat OMC apa menjadi hujan," ucap Pramono saat ditemui di Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2026).
Eks Sekretaris Kabinet ini mengungkapkan pelaksanaan OMC akan langsung dilakukan saat awan yang memenuhi kebutuhan penyemaian mulai terbentuk. Dia menyebut kemunculan awan menjadi tahap penting sebelum operasi dilakukan.
Baca Juga
Pramono Sebut Modifikasi Cuaca di Jakarta Terkendala Kondisi Awan: Tak Semua Bisa Turunkan Hujan
"Intinya begitu ada awan, karena bagaimanapun ini untuk bisa ada awan saja perlu perjuangan dan doa sehingga begitu ada awan pasti kami akan lakukan OMC," sambungnya.
Pramono menjelaskan pertumbuhan awan sempat terlihat pada Kamis (27/8/2026), terutama di wilayah Jakarta bagian selatan. Kondisi tersebut kemudian dimanfaatkan untuk menjalankan modifikasi cuaca.
Baca Juga
Karhutla Kalimantan Meningkat, BNPB Kembali Gencar Modifikasi Cuaca dan Siagakan 30 Helikopter
"Kemarin kebetulan ada awan dan terutama di daerah selatan dan itu tidak ada hubungannya dengan demonstrasi itu memang pas awannya ada. Nah kalau hari ini kemudian atau besok awannya ada pasti kami lakukan modifikasi cuaca," tuturnya.
Editor: Puti Aini Yasmin
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































